PUISI AMBIL NILAI KU :)


 

Gerilya – W.S. Rendra

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki berguling di jalan

 

Angin tergantung
terkecap pahitnya tembakau
bendungan keluh dan bencana

 

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki berguling dijalan

 

Dengan tujuh lubang pelor
diketuk gerbang langit
dan menyala mentari muda
melepas kesumatnya

 

Gadis berjalan di subuh merah
dengan sayur-mayur di punggung
melihatnya pertama

 

Ia beri jeritan manis
dan duka daun wortel

 

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki berguling dijalan

 

Orang-orang kampung mengenalnya
anak janda berambut ombak
ditimba air bergantang-gantang
disiram atas tubuhnya

 

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki berguling dijalan

 

Lewat gardu Belanda dengan berani
berlindung warna malam
sendiri masuk kota
ingin ikut ngubur ibunya